Pilih bahasa       

Pembangunan Berbasis Masyarakat

Profil Yayasan Daya Pertiwi


Memberdayakan Masyarakat. Melindungi Alam. Membangun Masa Depan yang Berkelanjutan.

Selama lebih dari 40 tahun, Yayasan Daya Pertiwi (YDP) telah membuktikan bahwa pembangunan berkelanjutan dimulai dari akar rumput. Melalui Pembangunan Berbasis Masyarakat, kami merancang dan melaksanakan proyek bersama masyarakat setempat, selaras dengan ekosistem, budaya, dan ekonomi mereka yang unik.

Pendekatan kami memastikan bahwa masyarakat bukan hanya penerima manfaat — mereka adalah pemimpin dan pemilik perubahan.

Area Fokus Kami

Setiap proyek disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi lokal, sekaligus berkontribusi pada SDGs, ketahanan iklim, dan bisnis hijau tanpa emisi:

 Kehutanan & Tata Guna Lahan Berkelanjutan

Hutan masyarakat, agroforestri, reboisasi, dan pengelolaan lahan cerdas iklim.

 Air & Energi Bersih

Sistem air bertenaga surya, reservoir bawah tanah (cubang), dan pemurnian air untuk daerah rawan kekeringan.

 Pemberdayaan Perempuan & Laki-laki

Memperkuat koperasi perempuan, wirausaha muda, dan mata pencaharian yang responsif gender.

 Usaha Berbasis Agro

Produk lokal (buah-buahan, kacang-kacangan, herba, kopi, kakao) diolah menjadi produk siap jual berkualitas ekspor.

 Budaya, Pariwisata & Ekonomi Kreatif

Pariwisata komunitas berbasis ekologi, kerajinan lokal, dan warisan budaya yang meningkatkan kunjungan wisatawan dan pendapatan masyarakat.

 Mata Pencaharian & Ketahanan Pangan

Peternakan hewan hijau, tanaman pangan, dan praktik pertanian yang tangguh.

Cara Kerja Kami

  1. Perencanaan Partisipatif – masyarakat, pemerintah daerah, sektor swasta, dan donor berkolaborasi.
  2. Studi Ekosistem & Pasar – setiap proyek dimulai dengan data yang solid tentang alam, mata pencaharian, dan peluang bisnis.
  3. Hibah Murni atau Ekosistem Keuangan Campuran – menggabungkan hibah, investasi, dan kontribusi lokal untuk keberlanjutan.
  4. Peningkatan Kapasitas – pelatihan, pendampingan, dan dukungan berkelanjutan bagi kelompok lokal.
  5. Menuju Otonomi – setelah kuat, masyarakat mengelola usaha secara mandiri (seperti yang terlihat di Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, dan wilayah lainnya).

Rekam Jejak Kami

  • Lebih dari 1.000 kelompok swadaya masyarakat (KSM) telah terbentuk di Jawa, Bali, NTT, Papua, dan Sumatera Selatan.
  • Penghargaan National Energy Globe (2016 & 2022) untuk inovasi kehutanan & air.
  • Badan Usaha Milik Masyarakat atau Desa seperti PT Putra Nemangkawi Utama di Papua dan beberapa di lokasi lainnya, kini sepenuhnya mandiri.
  • Ratusan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berkembang pesat berkat fasilitasi YDP.

PENGHARGAAN


Web Statistic